Beberapa hari ini banyak berita mengenai krisis financial hingga mengakibatkan jatuhnya saham dunia, termasuk Indonesia yang sempat ditutup dua hari yang lalu. Beberapa negara di dunia baik di Asia dan Eropa telah menemukan solusinya dengan menurunkan suku bunga bank, seperti di negara Inggris, Cina dan Hongkong. Krisis financial yang dapat menyebabkan ambruknya perekonomian dunia ini membuat orang berbondong-bondong mencari tahu, berita financial terbaru dan juga bagaimana cara untuk menyelamatkan investasi, serta bagaimana menghemat biaya hidup sehari-hari.
Banyak orang memanfaatkan situs di Internet seperti pada laman Wall Street Journal untuk berita bisnis dan Yahoo Finance untuk berita eknomi. Wall Street Journal baru-baru ini melaporkan adanya kunjungan sebanyak dua juta orang per hari, dan hal ini ternyata belum pernah terjadi sebelumnya
Bahkan pelacak trafik kunjungan situs, ComScore menyatakan bahwa kunjungan ke sebuah situs, www.gasbuddy.com yang informasi mengenai rendahnya harga minyak, melonjak sebesar 30 persen. Menurut Mark Interrante, GM Yahoo Finance, diperkirakan akan terjadi lonjakan di situs keuangan dan investasi, karena banyak orang ingin mengetahui apa yang terjadi dengan saham.
ComScore menilai bahwa padatnya lalu lintas Internet, membuktikan bahwa banyak orang yang senang mengamati saham, dan mereka mencari tahu mengenai dampak dari semua hal yang terjadi pada saham. Bahkan FindHow.com, sebuah situs sebagai sumber bagi orang yang ingin membangun sesuatu, juga banyak dikunjungi user untuk melihat akibat dari krisis pasar financial. (h_n)
Related posts:


Leave Your Comments Below