Berita ironis, datang dari Kevin Mitnick, seorang master social engineering yang dipenjara untuk kasus penyamaran menjadi orang lain untuk mencari informasi dengan mengakses jaringan komputer tanpa otorisasi user yang sah, kini bahkan tidak bisa mengakses account Facebook-nya sendiri selama beberapa minggu karena administrator di situs jejaring social tersebut tidak percaya dengan account bikinan Mitnick.“Hal ini telah membuat saya frustrasi. Biasanya saya sangat bisa mempengaruhi semua orang dengan membuktikan saya bukan Kevin Mitnick, tapi orang lain. Namun, kali ini saya tidak bisa membuktikan bahwa saya adalah Kevin Mitnick. Sungguh menyedihkan.” ungkap Mitnick seperti yang dilansir dari CNET News, Senin (16/03) kemarin. Setelah berita itu, seketika Facebook kemudian memperbaiki masalah yang dihadapi Kevin Mitnick tersebut.
Mitnick sendiri mengaku telah menggunakan Facebook sejak dua tahun lalu, namun masalah datang di tanggal 22 Februari ketika ia tidak bisa mengakses account-nya. Mitnick kemudian mengirimkan email menanyakan masalahnya dan pihak Facebook menginformasikan bahwa Mitnick telah melanggar term Facebook atas registrasi account dengan nama palsu. Untuk itu, Mitnick kemudian mengirim email dari account email corporate-nya, Mitnick Security Consulting untuk membantu membuktikan bahwa ia adalah Kevin Mitnick yang asli, dan bukan termasuk di list enam lusin account Kevin Mitnick lainnya di Facebook.
Lalu apakah Facebook kemudian cepat merespon?
Mereka mengaku tidak menerima email dari account selain dari yang digunakan untuk register di Facebook, dimana mereka telah menolaknya sebagai email yang sah ketika mereka men-disable account Mitnick. Sejak itu, pihak Facebook selalu menolak untuk merespon permintaan Mitnick hingga Senin kemarin.
Related posts:



Leave Your Comments Below