Microsoft, Senin (27/10) kemarin telah mengumumkan akan meluncurkan versi baru dari Windows yang akan berjalan melalui Internet dengan data-data yang ada dari dalam pusat data Microsoft sendiri. Versi baru Windows baru tersebut dinamakan Azure, yang akan menjadi alternative bagi pengembang, sebagai variasi dari system operasi yang bekerja di PC user. Dengan adanya Azure, maka pengembang dapat menempatkan program mereka di dalam pusat data Microsoft seperti server, tetapi berada dalam lingkup bisnis Microsoft.“Sistem ini adalah transformasi dari software kami dan tranformasi dari strategi kami.” kata Ray Ozzie, seorang pionir industri computer yang sekarang bekerja menjadi kepala arsitek software Microsoft. Microosft memang sebelumnya telah merilis Live Mesh dalam sebuah event di San Fransisco pada tahun 2005, namun Senin kemarin Microsoft telah membuktikan strateginya bagaimana Internet digabungkan dengan pusat datanya.
Pengumuman mengenai Windows Azure ini juga akan diresmikan di konferensi Pengembang Professional Microsoft. Selasa ini, Microsoft berencana akan merilis lebih detail mengenai Windows 7, yang akan menggantikan Vista, yang akan keluar sekitar Januari 2010. Dengan dirilisnya Azure, Microsoft telah membuat kompetisi baru dengan penyedia penyimpanan data di Internet termasuk Amazon, Salesforce.com, dan Rackspace.
Microsoft dalam pembuatan Windows Azure ini masih memiliki fitur yang terbatas, sebelum versi finalnya dirilis. Microsoft mengatakan bahwa system operasi Windows Azure ini akan gratis dalam beebrapa periode, dan kemudian harganya akan bersaing dengan marketplace Microsoft. Microsoft sendiri sengaja mengembangkan bisnis baru, yang akan menjalankan software lewat jalur Internet, yang biasanya berjalan di server terpisah. Microsoft. “Semua software enterprise kami akan dikirimkan sebagai layanan online.” kata Dave Thompson, wakil presiden Microsoft.
Related posts:



Leave Your Comments Below