Setelah berita sebelumnya, dikabarkan terdapat dua kandidat CEO Yahoo sebagai pengganti Jerry Yang yang telah mengundurkan diri, Susan Decker dan Carol Bartz, ternyata perusahaan raksasa tersebut mengumumkan telah memilih Carol Bartz untuk mengambil posisi CEO Yahoo. Bartz sendiri sebelumnya telah bekerja sebagai kepala ekselutif dan chairman dari Autodesk, sebuah perusahaan software yang khusus bergerak di bidang software CAD (Computer-Aided Design), dimana perusahaan tersebut bekerja sama dengan Sun Microsystem di tahun 1992. Posisi Bartz di Autodesk pun sudah cukup tinggi, satu level dengan jajaran direktur untuk Intel, Cisco, dan NetApp.“Tidak ada penolakan bahwa Yahoo di tahun lalu telah melewatkan tantangan yang besar, namun saya percaya bahwa sekarang ada kesempatan berikutnya untuk meningkatkan nilai shareholder Yahoo dan kemungkinan lain untuk customer, partner, and pegawai Yahoo.” ungkap Bartz.
Persetujuan Bartz untuk menjadi CEO Yahoo yang baru dan sekaligus menggantikan posisi Jerry Yang, diharapkan dapat membawa pergi masalah dari akhir masa jabatan co-founder dan kepala eksekutif Yahoo, Jerry Yang. Permulaan yang bagus akan dilakukan dengan mulai memeriksa dengan teliti semua hal yang berhubungan dengan corporate dan juga perubahan strategi untuk ke depannya, setelah Yang sebelumnya telah melibatkan public untuk ‘berperang’ dengan Microsoft dan perginya shareholder atau investor besar, yang dipimpin oleh Carl Icahn.
Yahoo kini sedang mencari kepala eksekutif yang baru, yang dapat mengembalikan citra perusahaan dan dominasi Yahoo di dunia Internet, sejak Yang berhenti di bulan November lalu. Untuk itu, menurut Yahoo, tugas utama Carol Bartz sebagai kepala eksekutif Yahoo adalah membuat deal baru dengan Microsoft. Banyak pengamat industri menilai, hasil kerja sama CEO Yahoo yang baru dengan perusahaan yang berpusat di Redmond tersebut, akan membawa pembicaraan baru mengenai penjualan iklan pencarian Yahoo.
Related posts:



Leave Your Comments Below